Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Subuh Keliling di Masjid Laelatul Qodar, Wujud Kedekatan Polri dengan Masyarakat

    Oktober 24, 2026

    Milad ke-60 KAHMI, Wali Kota Appi Buka Ruang Kritik dan Gagasan untuk Pembangunan Makassar

    Oktober 24, 2026

    Polres Jeneponto Gelar Green Policing di Masjid Agung dan Stadion Mini Turatea

    Oktober 23, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Subuh Keliling di Masjid Laelatul Qodar, Wujud Kedekatan Polri dengan Masyarakat
    • Milad ke-60 KAHMI, Wali Kota Appi Buka Ruang Kritik dan Gagasan untuk Pembangunan Makassar
    • Polres Jeneponto Gelar Green Policing di Masjid Agung dan Stadion Mini Turatea
    • Dari Beasiswa hingga Infrastruktur, Wali Kota Appi Berikan Bantuan untuk Pesantren
    • Peringati Hari Santri Nasional 2026, Polres Jeneponto Ajak Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas
    • Kapolda Sulsel Pimpin Konferensi Pers Pengungkapan Perkelahian Kelompok di Kota Makassar
    • Kapolda Sulsel Kumpul Bersama Masyarakat, Dengarkan Aspirasi dan Perkuat Kepedulian Kamtibmas
    • Bantu Pendidikan Anak Kurang Mampu, Wali Kota Makassar Siapkan Beasiswa untuk Siswa SD-SMP
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Buser TerkiniBuser Terkini
    • Home
    • Berita

      Subuh Keliling di Masjid Laelatul Qodar, Wujud Kedekatan Polri dengan Masyarakat

      Oktober 24, 2026

      Milad ke-60 KAHMI, Wali Kota Appi Buka Ruang Kritik dan Gagasan untuk Pembangunan Makassar

      Oktober 24, 2026

      Polres Jeneponto Gelar Green Policing di Masjid Agung dan Stadion Mini Turatea

      Oktober 23, 2026

      Dari Beasiswa hingga Infrastruktur, Wali Kota Appi Berikan Bantuan untuk Pesantren

      Oktober 23, 2026

      Peringati Hari Santri Nasional 2026, Polres Jeneponto Ajak Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas

      Oktober 22, 2026
    • Daerah
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Info Desa
    • Kesehatan
    • Kriminal
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Ragam
    • TNI POLRI
    Buser TerkiniBuser Terkini
    Home»Berita»Sukseskan Pemilu 2024: Jaga Persatuan, Cegah Politik Identitas
    Berita

    Sukseskan Pemilu 2024: Jaga Persatuan, Cegah Politik Identitas

    Buser TerkiniBy Buser TerkiniDesember 31, 2023
    WhatsApp Facebook Twitter Telegram Copy Link
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

     

    Makassar Buserterkini.com
    OPINI – Politik berasal dari bahasa Yunani yaitu “polis” yang artinya “negara”. Dalam arti luas, politik adalah suatu aktivitas yang dibuat, dipelihara, dan di gunakan untuk masyarakat untuk menegakkan peraturan yang ada di dalam masyarakat itu sendiri.

    Keberadaan identitas nasional sebagai strategi bertujuan agar sebuah negara mampu mencapai tujuan serta sasaran politik yang sudah ditetapkan sebelumnya. Oleh sebab itu, strategi nasional ini bersifat penting agar negara punya acuan dalam menjalankan pemerintahan.

    Tanpa adanya identitas nasional, suatu negara (bangsa) akan sulit untuk dipersatukan dan berjalan bersama. Semakin pesatnya perkembangan era globalisasi memberikan ruang bagi siapa saja terutama generasi muda untuk lebih mengenal dan memahami cara berpikir dan kebudayaan bangsa lain.

    Politik identitas adalah sebuah alat politik suatu kelompok seperti etnis, suku, budaya, agama atau yang lainnya untuk tujuan tertentu, misalnya sebagai bentuk perlawanan atau sebagai alat untuk menunjukan jati diri suatu kelompok tersebut.

    Menurut Abdillah, politik identitas adalah kegiatan politik yang berdasarkan identitas individu baik dari etnis, ras, suku, hingga agama. Dampak dari politik identitas juga cukup serius karena bisa menyerang golongan tertentu yang menimbulkan diskriminasi hingga radikalisasi.

    Dalam pandangan pakar, politik identitas sangat berbahaya. Menurut kajian Supratikno (2022), politik identitas yang tidak terkendali dapat mengakibatkan konflik SARA, fundamentalisme dan radikalisme agama, serta manuver politik yang penuh propaganda kebencian terhadap pihak lain.

    Terjadinyan politik identitas disebabkan adanya kesengajaan yang dibangun oleh elite politik untuk mempertahankan kekuasaan dan pengaruh, serta powersharing yang dibangun atas dasar identitas. Di sisi lain, media sosial dapat “mempertajam perpecahan bangsa” dan “dapat menimbulkan krisis kepercayaan masyarakat terhadap demokrasi”.

    Implikasinya, politik identitas hanya akan membuat masyarakat terpecah belah karena rentan terjadi konflik akibat menyangkut isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA). Politik identitas akan mengelompokkan masyarakat menjadi dua bagian dan menjatuhkan lawan dengan hal yang berkaitan dengan identitas, dengan inisialnya masing-masing.

    Tentu saja ada yang bertanya bahwa apakah politik identitas boleh dilakukan?. Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan politik identitas bukan suatu hal yang dilarang dalam kontestasi pemilu. Menurutnya itu bisa saja dilakukan asal bukan dengan tujuan menjatuhkan pihak lain.

    Dalam berbagai seminar dan forum diskusi disebutkan ada beberapa hal yang dapat menyebabkan munculnya disintegrasi bangsa dalam suatu negara, diantaranya adalah: sebab internal, sebab kultural, sebab struktural, perbedaan ideologi, ketimpangan demografi, iklim politik yang tidak sehat, tingkat toleransi yang menurun di masyarakat.

    Dari hal tersebut diatas dapat kita simpulkan bahwa politik Identitas tentu bertentangan dengan sila ketiga yaitu “Persatuan Indonesia”. Dan yang dimaksudkan dengan “persatuan indonesia” adalah persatuan bangsa yang mencakup seluruh wilayah Indonesia.

    Mari sukseskan pemilu 2024 dengan dengan mencegah politik identitas yang akan memecah persatuan dan merusak keutuhan bangsa.

    OMBINTANG; PELOPOR BERDIRINYA FORUM DISKUSI ALIANSI MAHASISWA MENCERMATI ISSU-ISSU STRATEGIS TANPA BENTUK ANAK KAMPUNG MASUK KOTA

    ( Arifuddin sikki )

    Share. Facebook WhatsApp Twitter Pinterest Telegram Email

    Related Posts

    Subuh Keliling di Masjid Laelatul Qodar, Wujud Kedekatan Polri dengan Masyarakat

    Oktober 24, 2026

    Milad ke-60 KAHMI, Wali Kota Appi Buka Ruang Kritik dan Gagasan untuk Pembangunan Makassar

    Oktober 24, 2026

    Polres Jeneponto Gelar Green Policing di Masjid Agung dan Stadion Mini Turatea

    Oktober 23, 2026
    Top Posts

    Soroti Dugaan Pungli di SDN 62 Palisi, Orang Tua Siswa Desak Kepsek Dicopot

    November 26, 2025283

    Sosok Kepala Daerah yang Sederhana. Bupati Jeneponto Haji Paris Yasri, Pemimpin Rakyat yang Tumbuh dari Tanahnya Sendiri

    Desember 24, 2025191

    Satreskrim Polres Jeneponto Ungkap Pembobolan Konter HP, Satu Pelaku Ditangkap di Makassar

    November 4, 2025154

    Internasional Grand Imams Conference (IGIC 2026); Ketua PD.IPIM Morowali Armin, S.Pdi hadir Di Jakarta

    September 26, 2026138
    Don't Miss
    Berita

    Subuh Keliling di Masjid Laelatul Qodar, Wujud Kedekatan Polri dengan Masyarakat

    By Buser TerkiniOktober 24, 2026

    Makassar buserterkini com. Jeneponto sulsel-– Polres Jeneponto melaksanakan kegiatan Subuh Keliling di Masjid Laelatul…

    Milad ke-60 KAHMI, Wali Kota Appi Buka Ruang Kritik dan Gagasan untuk Pembangunan Makassar

    Oktober 24, 2026

    Polres Jeneponto Gelar Green Policing di Masjid Agung dan Stadion Mini Turatea

    Oktober 23, 2026

    Dari Beasiswa hingga Infrastruktur, Wali Kota Appi Berikan Bantuan untuk Pesantren

    Oktober 23, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.
    • Home
    • REDAKSI

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.