Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Polisi Bersama Masyarakat, Kapolda Sulsel Irjen Pol. Dr. M. Awal Chairuddin Laksanakan Safari Jumat di Masjid Nurul Iman Telkom Makassar

    Oktober 17, 2026

    Munafri Pastikan Warga Terlayani, Ingatkan Puskesmas agar Tak Boleh Abaikan Kebersihan

    Oktober 16, 2026

    Kabut Asap Selimuti Makassar, Appi Pastikan RS dan Puskesmas Siaga Hadapi Ancaman ISPA

    Oktober 16, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Polisi Bersama Masyarakat, Kapolda Sulsel Irjen Pol. Dr. M. Awal Chairuddin Laksanakan Safari Jumat di Masjid Nurul Iman Telkom Makassar
    • Munafri Pastikan Warga Terlayani, Ingatkan Puskesmas agar Tak Boleh Abaikan Kebersihan
    • Kabut Asap Selimuti Makassar, Appi Pastikan RS dan Puskesmas Siaga Hadapi Ancaman ISPA
    • Polres Jeneponto Gelar Green Policing di Lapangan Pastur
    • Polres Jeneponto Gelar Kamis Manis, Kapolres Pimpin Makan Gratis di Samping Gedung SPKT
    • Pemkot Makassar Perkuat Jaminan Sosial Pekerja Rentan, Appi Paparkan Inovasi di Jamsostek Award
    • Aliyah Mustika Ilham: Selamat kepada Andi Herfida Attas sebagai Ketua PPM Sulsel Periode 2026-2031
    • Kapolri: Commander Wish Jadi Pedoman Personel dalam Melayani Masyarakat
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Buser TerkiniBuser Terkini
    • Home
    • Berita

      Polisi Bersama Masyarakat, Kapolda Sulsel Irjen Pol. Dr. M. Awal Chairuddin Laksanakan Safari Jumat di Masjid Nurul Iman Telkom Makassar

      Oktober 17, 2026

      Munafri Pastikan Warga Terlayani, Ingatkan Puskesmas agar Tak Boleh Abaikan Kebersihan

      Oktober 16, 2026

      Kabut Asap Selimuti Makassar, Appi Pastikan RS dan Puskesmas Siaga Hadapi Ancaman ISPA

      Oktober 16, 2026

      Polres Jeneponto Gelar Green Policing di Lapangan Pastur

      Oktober 16, 2026

      Polres Jeneponto Gelar Kamis Manis, Kapolres Pimpin Makan Gratis di Samping Gedung SPKT

      Oktober 15, 2026
    • Daerah
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Info Desa
    • Kesehatan
    • Kriminal
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Ragam
    • TNI POLRI
    Buser TerkiniBuser Terkini
    Home»Berita»Makassar Perkuat Kesiapsiagaan, Munafri-Aliyah Tekankan Kolaborasi Jadi Kunci Utama Hadapi Bencana
    Berita

    Makassar Perkuat Kesiapsiagaan, Munafri-Aliyah Tekankan Kolaborasi Jadi Kunci Utama Hadapi Bencana

    Buser TerkiniBy Buser TerkiniApril 29, 2026
    WhatsApp Facebook Twitter Telegram Copy Link
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

     

    Makassar buserterkini com.
    Makassar -Pemerintah Kota Makassar, terus memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana melalui berbagai langkah strategis guna mengurangi risiko.

    Oleh karena itu, upaya mitigasi seperti peningkatan koordinasi, pemahaman potensi bahaya, edukasi masyarakat, hingga penyiapan tas siaga bencana dan jalur evakuasi menjadi kunci utama dalam penyelamatan.

    Hal tersebut disampaikan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang akrab disapa Appi, saat menghadiri Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar di Jalan Kerung-Kerung (eks THR), Rabu (29/4/2026).

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa, Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, jajaran OPD, unsur TNI-Polri, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

    Dalam sambutannya, Munafri menegaskan bahwa peringatan HKB tahun ini mengusung tema “Siap untuk Selamat” dengan subtema Bersatu dalam Siaga Tangguh Menghadapi Bencana”, sangat relevan kondisi kekinian.

    Tema tersebut, menurutnya, bukan sekadar slogan, melainkan panggilan moral bagi seluruh elemen masyarakat dan pemerintah.

    “Ini adalah tanggung jawab bersama, kesiapsiagaan bukan menunggu bencana datang, tetapi bagaimana kita mempersiapkan diri sebelum bencana itu terjadi,” ujarnya.

    Munafri menjelaskan, sebagai kota yang terus berkembang, Makassar juga dihadapkan pada berbagai potensi bencana seperti banjir saat musim hujan, kebakaran di musim kemarau, angin kencang, hingga ancaman gelombang pasang di wilayah pesisir.

    Dia menekankan pentingnya pemahaman masyarakat terhadap mitigasi bencana. Menurutnya, pengetahuan ini harus dimiliki oleh seluruh lapisan masyarakat, mulai dari orang dewasa hingga anak-anak.

    Kita tidak pernah tahu kapan bencana datang, bisa siang, malam, atau kapan saja,” tuturnya.

    Karena itu, pengetahuan mitigasi harus ditanamkan sejak dini, agar keselamatan jiwa menjadi prioritas utama,” tambah Appi.

    Munafri juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam penanggulangan bencana. Ia menyebut tidak ada pihak yang bisa bekerja sendiri tanpa sinergi yang kuat.

    Lanjut dia, dibutuhkan tim yang solid, yang mampu berbagi peran dan tanggung jawab, sehingga kolaborasi antara pemerintah, TNI-Polri, perguruan tinggi, hingga komunitas masyarakat menjadi kekuatan utama dalam meminimalkan risiko bencana.

    Dalam kesempatan tersebut, Appi turut mengapresiasi peran BPBD Kota Makassar bersama seluruh stakeholder yang selama ini aktif memberikan edukasi dan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat.

    Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya nilai-nilai kearifan lokal dalam membangun solidaritas menghadapi bencana, seperti falsafah Siri’na Pacce.

    Siri’ mengajarkan kehormatan untuk melindungi sesama, sementara Pacce mengajarkan bahwa penderitaan satu orang adalah tanggung jawab bersama. Inilah semangat yang harus kita hidupkan,” ujarnya.

    Lewat kesempatan ini, Munafri mendorong inovasi unggulan BPBD Kota Makassar melalui program
    Sahabat Anak Afirmasi Aman Bencana (SALAMA), yang bertujuan menanamkan kesiapsiagaan bencana sejak usia dini.

    Dia pun menginstruksikan kepada Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, serta seluruh OPD terkait untuk bersinergi aktif bersama BPBD dalam mengimplementasikan program tersebut di sekolah dan kelurahan se-Kota Makassar.

    Ketua Golkar Kota Makassar itu menegaskan, tiga hal utama yang menjadi fokus pemerintah dalam penguatan kesiapsiagaan bencana.
    Pertama, peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan berkelanjutan bagi aparatur dan relawan.

    Kedua, kesiapan sarana dan prasarana penanggulangan bencana agar selalu dalam kondisi siap pakai.
    Ketiga, penguatan kesiapsiagaan sejak usia dini melalui edukasi dan pembentukan komunitas tangguh bencana.

    Peralatan yang siap adalah nyawa yang terselamatkan,” tegas orang nomor satu Kota Makassar itu.

    Dia berharap, momentum peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana ini menjadi titik tolak untuk memperkuat komitmen bersama bahwa kesiapsiagaan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan harus menjadi budaya dan gaya hidup sehari-hari.

    Pria kelahiran 20 September itu menyampaikan, apresiasi tinggi kepada seluruh relawan dan pegiat kebencanaan di Kota Makassar yang selama ini berada di garis terdepan saat masyarakat membutuhkan.

    Kalian adalah pahlawan yang tidak tampak di panggung, tetapi selalu hadir di saat genting,” pungkasnya.

    Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menekankan pentingnya membangun budaya sadar bencana sebagai bagian dari tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat.

    Menurutnya, peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) tidak boleh dimaknai sekadar sebagai kegiatan seremonial tahunan, melainkan menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran kolektif dalam menghadapi potensi bencana.

    “Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi pengingat bagi kita semua bahwa kesiapsiagaan adalah kunci utama dalam meminimalkan risiko bencana,” ujarnya.

    Ia juga menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah, relawan, dan masyarakat menjadi fondasi utama dalam menciptakan kota yang tangguh terhadap bencana.

    Aliyah mengajak seluruh masyarakat Kota Makassar untuk terus meningkatkan kewaspadaan, memperkuat solidaritas, serta berperan aktif dalam setiap upaya mitigasi dan penanggulangan bencana.

    Saya mengajak seluruh masyarakat Kota Makassar untuk terus meningkatkan kewaspadaan, memperkuat solidaritas, serta berperan aktif dalam setiap upaya mitigasi dan penanggulangan bencana demi keselamatan bersama,” tambahnya.

    Sedangkan, Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Makassar, Fadli Tahar, menegaskan bahwa mitigasi bencana harus dimulai sejak dini melalui edukasi berkelanjutan kepada masyarakat, khususnya anak-anak.

    Menurutnya, arahan Wali Kota Makassar menekankan pentingnya kesiapsiagaan sebagai fondasi utama dalam menghadapi potensi bencana.

    Mitigasi itu harus dimulai sejak dini. Kami mengedukasi mulai dari PAUD, SD hingga SMP agar mereka memahami bagaimana menghadapi bencana,” ujar Fadli.

    Dia menjelaskan, edukasi tersebut bertujuan membentuk kesiapan mental sehingga masyarakat tidak panik saat bencana terjadi.

    Anak-anak diajarkan langkah-langkah dasar menghadapi berbagai jenis bencana yang memiliki penanganan berbeda.

    Misalnya, saat banjir masyarakat diimbau segera mematikan aliran listrik untuk menghindari risiko sengatan.

    Sementara pada kebakaran, anak-anak diajarkan untuk merayap karena asap beracun cenderung naik ke atas, sehingga posisi rendah lebih aman.

    “Dalam kebakaran, yang paling berbahaya bukan hanya api, tetapi asap beracun. Karena itu anak-anak dilatih untuk tetap di bawah dan merayap hingga keluar,” jelasnya.

    Untuk gempa bumi, lanjut Fadli, masyarakat diajarkan berlindung di bawah meja sebagai langkah awal penyelamatan diri.

    Kalak BPBD Makassar juga mengembangkan metode edukasi interaktif melalui pendekatan simulasi dan permainan, termasuk penggunaan teknologi pembelajaran (PR) serta latihan langsung melalui wahana halang rintang.

    Konsepnya dibuat menyenangkan agar anak-anak terbiasa, ketika mereka menganggap ini sebagai hal yang biasa, maka saat bencana terjadi mereka tidak panik.

    Fadli menekankan bahwa dalam situasi bencana, peran masyarakat sangat krusial. Ia menyebut hanya sekitar 5 persen korban bencana yang diselamatkan oleh petugas, sementara 95 persen lainnya bergantung pada diri sendiri, tetangga, dan masyarakat sekitar.

    Karena itu, BPBD Makassar mendorong pembentukan Kelurahan Tangguh Bencana (Kaltana) dan Kecamatan Tangguh Bencana sebagai upaya memperkuat kapasitas masyarakat di tingkat lokal.

    Masyarakat tidak boleh hanya menjadi objek, tetapi harus menjadi subjek dalam penanggulangan bencana, tegasnya, menutup keterangan.

    (Arifuddin sikki).

    Share. Facebook WhatsApp Twitter Pinterest Telegram Email

    Related Posts

    Polisi Bersama Masyarakat, Kapolda Sulsel Irjen Pol. Dr. M. Awal Chairuddin Laksanakan Safari Jumat di Masjid Nurul Iman Telkom Makassar

    Oktober 17, 2026

    Munafri Pastikan Warga Terlayani, Ingatkan Puskesmas agar Tak Boleh Abaikan Kebersihan

    Oktober 16, 2026

    Kabut Asap Selimuti Makassar, Appi Pastikan RS dan Puskesmas Siaga Hadapi Ancaman ISPA

    Oktober 16, 2026
    Top Posts

    Soroti Dugaan Pungli di SDN 62 Palisi, Orang Tua Siswa Desak Kepsek Dicopot

    November 26, 2025279

    Sosok Kepala Daerah yang Sederhana. Bupati Jeneponto Haji Paris Yasri, Pemimpin Rakyat yang Tumbuh dari Tanahnya Sendiri

    Desember 24, 2025191

    Satreskrim Polres Jeneponto Ungkap Pembobolan Konter HP, Satu Pelaku Ditangkap di Makassar

    November 4, 2025154

    Internasional Grand Imams Conference (IGIC 2026); Ketua PD.IPIM Morowali Armin, S.Pdi hadir Di Jakarta

    September 26, 2026137
    Don't Miss
    Berita

    Polisi Bersama Masyarakat, Kapolda Sulsel Irjen Pol. Dr. M. Awal Chairuddin Laksanakan Safari Jumat di Masjid Nurul Iman Telkom Makassar

    By Buser TerkiniOktober 17, 20260

    Makassar buserterkini com. Sebagai wujud implementasi program Kapolri Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario…

    Munafri Pastikan Warga Terlayani, Ingatkan Puskesmas agar Tak Boleh Abaikan Kebersihan

    Oktober 16, 2026

    Kabut Asap Selimuti Makassar, Appi Pastikan RS dan Puskesmas Siaga Hadapi Ancaman ISPA

    Oktober 16, 2026

    Polres Jeneponto Gelar Green Policing di Lapangan Pastur

    Oktober 16, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    BUSER TERKINI
    BUSER TERKINI

    Penerbit .perusahaan :
    PT. Media Arifuddin dg sikki group .
    Badan Hukum : Sk Menkum Ham
    NOMOR : AHU – 014001. AH.01.30.Tahun .2024.
    NOMOR. NPWP.: 12.773. 407. 7. 804. 000.
    NIB : 1103240033194 .

    Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
    Our Picks

    Polisi Bersama Masyarakat, Kapolda Sulsel Irjen Pol. Dr. M. Awal Chairuddin Laksanakan Safari Jumat di Masjid Nurul Iman Telkom Makassar

    Oktober 17, 2026

    Munafri Pastikan Warga Terlayani, Ingatkan Puskesmas agar Tak Boleh Abaikan Kebersihan

    Oktober 16, 2026

    Kabut Asap Selimuti Makassar, Appi Pastikan RS dan Puskesmas Siaga Hadapi Ancaman ISPA

    Oktober 16, 2026
    Most Popular

    Soroti Dugaan Pungli di SDN 62 Palisi, Orang Tua Siswa Desak Kepsek Dicopot

    November 26, 2025279

    Sosok Kepala Daerah yang Sederhana. Bupati Jeneponto Haji Paris Yasri, Pemimpin Rakyat yang Tumbuh dari Tanahnya Sendiri

    Desember 24, 2025191

    Satreskrim Polres Jeneponto Ungkap Pembobolan Konter HP, Satu Pelaku Ditangkap di Makassar

    November 4, 2025154
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.
    • Home
    • REDAKSI

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.