Makassar Buserterkini com.
Jakarta : Merah Putih kembali berkibar dengan gagah di kancah internasional. Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh generasi muda Indonesia. Dua siswi SMAN 1 Bantaeng, Sulawesi Selatan, yakni Zakiyah Mardani Ratu dan Maraya Rachma Sharlis, berhasil mengharumkan nama bangsa dengan meraih tiga medali sekaligus dalam ajang internasional World Youth STEM Invention & Innovation yang digelar di Bangkok, Thailand.
Dalam kompetisi bergengsi tersebut, Zakiyah dan Maraya memperoleh penghargaan International Award by The Philippine Youth Scientist Organization for Outstanding Innovation, termasuk Medali Emas dari Dewan Juri internasional. Ajang ini diikuti oleh ratusan pelajar muda dari berbagai negara yang menampilkan inovasi di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM).
Keberhasilan kedua siswi ini bukan hanya menjadi kebanggaan bagi SMAN 1 Bantaeng, Kabupaten Bantaeng, dan Provinsi Sulawesi Selatan, tetapi juga membawa harum nama Indonesia di mata dunia . Inovasi yang mereka presentasikan dinilai memiliki nilai kebaruan, manfaat nyata, serta potensi pengembangan di masa depan.
Akademisi Universitas Esa Unggul, Dr. Iswadi, M.Pd, memberikan apresiasi tinggi atas prestasi luar biasa yang diraih oleh Zakiyah dan Maraya. Menurutnya, capaian ini merupakan bukti bahwa pelajar Indonesia memiliki kualitas, daya saing, dan kreativitas yang tidak kalah dengan pelajar dari negara lain.
Prestasi ini bukan hal yang biasa. Mereka berkompetisi di level dunia dan berhasil meraih tiga medali sekaligus. Ini menunjukkan bahwa anak anak Indonesia mampu menjadi aktor utama dalam inovasi global,ujar Dr. Iswadi dalam keterangannya di Jakarta
Dr. Iswadi menegaskan bahwa keberhasilan tersebut lahir dari kerja keras, ketekunan, serta dukungan berbagai pihak, mulai dari sekolah, guru pembimbing, orang tua, hingga pemerintah daerah. Ia menilai prestasi Zakiyah dan Maraya patut dijadikan inspirasi bagi pelajar lain di seluruh Indonesia.
Lebih lanjut, Dr. Iswadi menyebut bahwa kedua siswi berprestasi tingkat dunia ini layak mendapatkan penghargaan dari negara. Bahkan, ia mendorong agar Zakiyah dan Maraya diundang secara resmi ke Istana Negara untuk menerima apresiasi langsung dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto
Mereka adalah aset bangsa. Sudah sepantasnya negara hadir dan memberikan penghargaan tertinggi. Mengundang mereka ke Istana Negara akan menjadi simbol bahwa negara benar-benar menghargai prestasi dan inovasi anak muda, tegasnya.
Menurut Dr. Iswadi, penghargaan dari Presiden tidak hanya akan menjadi kebanggaan bagi Zakiyah dan Maraya, tetapi juga akan memberikan dampak psikologis positif bagi generasi muda lainnya. Hal ini diyakini dapat memotivasi pelajar Indonesia untuk terus berprestasi, berinovasi, dan berani tampil di level internasional.
Ia juga menyoroti pentingnya penguatan ekosistem pendidikan STEM di Indonesia. Prestasi yang diraih kedua siswi tersebut, kata Dr. Iswadi, membuktikan bahwa jika diberikan ruang, pembinaan, dan kesempatan yang tepat, pelajar Indonesia mampu melahirkan inovasi yang diakui dunia.
Ke depan, pemerintah perlu lebih serius dalam mendukung riset dan inovasi pelajar. Jangan sampai prestasi seperti ini hanya menjadi euforia sesaat, tetapi harus ditindaklanjuti dengan kebijakan yang berkelanjutan, tambahnya.
Sementara itu, keberhasilan Zakiyah Mardani Ratu dan Maraya Rachma Sharlis juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kabupaten Bantaeng. Daerah yang dikenal aktif mendorong kemajuan pendidikan ini kembali membuktikan diri sebagai salah satu lumbung talenta muda berprestasi.
Prestasi di Bangkok ini diharapkan menjadi langkah awal bagi Zakiyah dan Maraya untuk terus menorehkan prestasi di masa depan, baik di tingkat nasional maupun internasional. Dengan dukungan yang tepat, keduanya berpotensi menjadi ilmuwan, inovator, atau pemimpin masa depan yang berkontribusi bagi kemajuan Indonesia.
Keberhasilan mereka menjadi pengingat bahwa harapan bangsa ada di tangan generasi muda yang cerdas, kreatif, dan berani bermimpi besar. Merah Putih kembali berkibar di negeri orang, dan Indonesia patut berbangga.
OMBINTANG (Asdar Akbar); Pelopor Berdirinya Forum Diskusi Aliansi Gerakan Mahasiswa Mencermati Issu Strategi Pro Demokrasi Tanpa Bentuk Anak Kampung Masuk Kota; Relawan Pilpres 2024/Tim Media Sosial Dr. Iswadi, M.Pd, Jakarta
(Arifuddin sikki)

