Makassar buserterkini com.
Jeneponto di bawah langit Kabupaten Jeneponto yang dikenal dengan semangat pantang menyerahnya, sebuah keriuhan positif tengah melanda Desa Balang Baru. Bukan sekadar rutinitas birokrasi, namun sebuah perayaan kedaulatan rakyat sedang berlangsung: Pemilihan Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD).
Desa Balang Baru, di bawah kepemimpinan Darman Patta, S.E., kini tengah menatap babak baru. Sebagai seorang Kepala Desa yang berlatar belakang sarjana ekonomi, Darman memahami betul bahwa kemajuan desa tidak bisa dipikul sendirian. Ia membutuhkan “mitra sejajar” yang kritis, solutif, dan benar-benar merepresentasikan suara akar rumput.
Sinergi Menuju Perubahan
Bagi masyarakat Balang Baru, pemilihan BPD kali ini bukan sekadar memilih nama untuk duduk di kursi formalitas. Ini adalah momentum untuk menentukan siapa yang akan menjadi penyambung lidah mereka di balai desa.
Darman Patta, S.E., dalam berbagai kesempatan menekankan pentingnya transparansi dan sportivitas. Baginya, BPD yang kuat adalah kunci bagi pemerintahan desa yang akuntabel. “Kita ingin membangun Balang Baru dengan fondasi keterbukaan. BPD adalah mitra strategis untuk memastikan setiap rupiah dana desa dan setiap kebijakan yang lahir benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” ungkapnya dalam sebuah diskusi santai bersama warga.
Antusiasme yang Menggetarkan
Suasana di dusun-dusun Desa Balang Baru nampak berbeda. Baliho sederhana dan dialog-dialog kecil di teras rumah warga menjadi bukti bahwa literasi politik di desa ini telah tumbuh dewasa. Para calon anggota BPD yang muncul pun bervariasi—mulai dari tokoh pemuda yang progresif, tokoh masyarakat yang berpengalaman, hingga keterwakilan perempuan yang semakin berani bersuara.
Keterlibatan aktif warga dalam pemilihan ini menunjukkan kepercayaan publik yang tinggi terhadap proses demokrasi lokal. Mereka tidak lagi apatis; mereka sadar bahwa satu suara dapat menentukan arah kebijakan pembangunan jalan tani, fasilitas kesehatan, hingga pemberdayaan UMKM lokal di Jeneponto.
Harapan dari Balang Baru
Keberhasilan penyelenggaraan pemilihan BPD ini nantinya akan menjadi “legacy” atau warisan bagi kepemimpinan Darman Patta. Dengan terpilihnya anggota BPD yang kompeten, sinergi antara eksekutif desa dan lembaga legislatif desa akan menciptakan harmonisasi kerja yang luar biasa.
Apa yang terjadi di Desa Balang Baru adalah potret kecil dari cita-cita besar Indonesia: melihat desa sebagai subjek pembangunan, bukan sekadar objek.
Selamat memilih, warga Balang Baru! Di tangan kalian, kursi BPD bukan sekadar jabatan, melainkan amanah untuk menjaga marwah desa dan memastikan kesejahteraan bukan lagi sekadar janji, melainkan realitas yang dirasakan di setiap jengkal tanah Jeneponto.
(Arifuddin sikki)

