Makassar Buserterkini com.
Jeneponto.Dalam rangka memperkuat koordinasi dan sinkronisasi program pendidikan di wilayah Sulawesi Selatan, Kepala Bagian Umum Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Sulawesi Selatan, Dr. Ayatollah Hidayat, M.Pd., melakukan kunjungan silaturahmi kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jeneponto yang baru dilantik, Alamsyah, S.E., M.M.
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, Ayatollah menyampaikan ucapan selamat atas amanah baru yang diemban oleh Alamsyah. Selain sebagai ajang perkenalan, kunjungan ini juga menjadi momentum strategis bagi BBGTK Sulsel untuk mensosialisasikan berbagai program prioritas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) serta memaparkan target program kerja BBGTK Sulsel untuk tahun anggaran 2026.
Menanggapi paparan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jeneponto, Alamsyah, menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh langkah-langkah strategis BBGTK Sulsel. Salah satu poin dukungan utama yang ditegaskan adalah upaya BBGTK Sulsel dalam meraih predikat Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (ZI-WBK). “Kami sangat mengapresiasi kehadiran BBGTK Sulsel dan siap bersinergi dalam menyukseskan program-program pusat di daerah. Dukungan kami juga sepenuhnya tertuju pada upaya BBGTK dalam mewujudkan tata kelola yang bersih melalui predikat ZI-WBK,” ujar Alamsyah.
Selain membahas kolaborasi program, Kadis Pendidikan Jeneponto turut memaparkan rencana kerja Dinas Pendidikan tahun 2026. Ia juga menitipkan aspirasi dari para tenaga pendidik di lapangan, terutama terkait kendala teknis dan administratif pada pemenuhan jam mengajar guru. Aspirasi ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan koordinasi lebih lanjut antara pemerintah daerah dan pusat guna meningkatkan kesejahteraan serta profesionalisme guru di Kabupaten Jeneponto.
Pertemuan ini diharapkan menjadi titik awal kerja sama yang lebih solid antara BBGTK Sulawesi Selatan dan Dinas Pendidikan Kabupaten Jeneponto demi kemajuan mutu pendidikan di daerah berjuluk Butta Turatea tersebut.
(Arifuddin sikki)

