Makassar buserterkini com.
Makassar– Suasana di SMPN 6.makassar. Unggulan tampak berbeda dari hari-hari biasanya. Keriuhan yang biasanya didominasi oleh derap langkah siswa, kini berganti dengan antrean tertib para orang tua dan calon siswa baru yang tengah mengikuti tahapan Penerimaan Siswa Baru (PSMB) tahun ajaran 2026/2027.
Di tengah suasana tersebut, kehadiran sosok yang familiar menarik perhatian. Wali Kota Makassar, turun langsung ke lapangan, menyapa para petugas di meja pendaftaran dan berdialog dengan orang tua calon siswa. Langkah ini bukan sekadar kunjungan seremonial, melainkan bentuk komitmen nyata Pemerintah Kota Makassar dalam mengawal pendidikan berkualitas bagi seluruh warga.
Saya ingin memastikan tidak ada ruang bagi kecurangan. Sekolah unggulan ini adalah wajah pendidikan kita. Prosesnya harus transparan, objektif, dan akuntabel sesuai dengan regulasi yang ada,” ujar Wali Kota di sela-sela pemantauannya.
Menjadikan SMPN 6 Unggulan sebagai Barometer
SMPN 6 Makassar Unggulan di memang telah ditetapkan sebagai sekolah percontohan dalam penyelenggaraan sistem PSMB. tahun ini. Sebagai barometer, sekolah ini dituntut untuk menyajikan sistem pendaftaran yang serba digital, minim hambatan, dan memberikan rasa keadilan bagi setiap pendaftar, baik melalui jalur zonasi, prestasi, maupun afirmasi.
Sepanjang pemantauan, Wali Kota tampak teliti memeriksa sistem server pendaftaran. Ia memastikan bahwa data yang masuk terintegrasi dengan baik dan tidak ada kendala teknis yang merugikan calon siswa. Kepada panitia sekolah, ia menekankan pentingnya pelayanan yang ramah dan sigap.
Jangan buat orang tua bingung. Jawab setiap pertanyaan dengan jelas. Kalau ada kendala teknis, segera laporkan ke dinas terkait agar bisa langsung ditangani. Kita ingin siswa-siswi terbaik Makassar mendapatkan tempat yang layak tanpa harus dipersulit, tegasnya.
Transformasi Pendidikan
Keterlibatan langsung Wali Kota di lapangan memberikan angin segar bagi warga Makassar. Selama ini, isu dalam PSMB. seringkali menjadi momok tahunan yang memicu keresahan orang tua. Namun, dengan pengawasan ketat dan digitalisasi sistem yang diterapkan di sekolah percontohan, masyarakat mulai menaruh kepercayaan tinggi pada integritas penyelenggaraan penerimaan siswa.
Bagi orang tua calon siswa, kehadiran Wali Kota di sekolah menjadi jaminan bahwa proses seleksi tahun ini benar-benar didasarkan pada kompetensi dan aturan yang berlaku.
Kami merasa tenang melihat Pak Wali turun langsung. Ini memberi sinyal kuat bahwa setiap anak memiliki peluang yang sama untuk menempuh pendidikan di sekolah favorit tanpa perlu jalur orang dalam,” ungkap salah satu orang tua siswa yang hadir di lokasi.
Seiring berjalannya proses Psmb 2026, SMPN 6. Unggulan Makassar kini menjadi mercusuar bagi sekolah-sekolah lain di seluruh penjuru kota. Keberhasilan proses ini diharapkan tidak hanya berhenti pada angka pendaftaran, tetapi juga menjadi fondasi bagi lahirnya generasi emas Makassar yang akan memimpin bangsa di masa depan.
Di bawah terik matahari Makassar, kunjungan ini berakhir dengan satu pesan tegas: pendidikan berkualitas adalah hak setiap anak, dan tugas pemerintah adalah memastikan hak itu terjaga dengan integritas tinggi.
(Arifuddin sikki)

