Close Menu
Buser TerkiniBuser Terkini

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pendekatan Humanis Berbuah Hasil, Penertiban Lapak di Kecamatan Mariso Berjalan Kondusif

    Juni 19, 2026

    Wali Kota Munafri Hadirkan Terobosan PERISAI Makassar Berjasa, Bukti Komitmen Lindungi Pekerja Rentan

    Juni 19, 2026

    Wali Kota Munafri Hadirkan Terobosan PERISAI Makassar Berjasa, Bukti Komitmen Lindungi Pekerja Rentan

    Juni 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Pendekatan Humanis Berbuah Hasil, Penertiban Lapak di Kecamatan Mariso Berjalan Kondusif
    • Wali Kota Munafri Hadirkan Terobosan PERISAI Makassar Berjasa, Bukti Komitmen Lindungi Pekerja Rentan
    • Wali Kota Munafri Hadirkan Terobosan PERISAI Makassar Berjasa, Bukti Komitmen Lindungi Pekerja Rentan
    • Munafri-Aliyah Tegaskan SE2026 Kunci Hadirkan Kebijakan Pembangunan Tepat Sasaran di Kota Makassar
    • Pemkot Makassar, Forkopimda dan Kemenlu Matangkan Kesiapan IGS 2026 Sambut Kedatangan Delegasi 28 Negara
    • Pemkot Makassar, Forkopimda dan Kemenlu Matangkan Kesiapan IGS 2026 Sambut Kedatangan Delegasi 28 Negara
    • Makassar, peran Ketua RT dan RW bukan sekadar administratif. Mereka adalah garda terdepan—orang pertama yang diketuk pintunya saat warga sakit di tengah malam,
    • Kapolsek Arungkeke AKP Baharuddin, SH memantau langsung pengukuran data stunting di Desa Palajau dan Desa Kalumpang Loe, Kecamatan Arungkeke, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Rabu (17/6/2026).
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Buser TerkiniBuser Terkini
    • Home
    • Berita

      Pendekatan Humanis Berbuah Hasil, Penertiban Lapak di Kecamatan Mariso Berjalan Kondusif

      Juni 19, 2026

      Wali Kota Munafri Hadirkan Terobosan PERISAI Makassar Berjasa, Bukti Komitmen Lindungi Pekerja Rentan

      Juni 19, 2026

      Wali Kota Munafri Hadirkan Terobosan PERISAI Makassar Berjasa, Bukti Komitmen Lindungi Pekerja Rentan

      Juni 19, 2026

      Munafri-Aliyah Tegaskan SE2026 Kunci Hadirkan Kebijakan Pembangunan Tepat Sasaran di Kota Makassar

      Juni 19, 2026

      Pemkot Makassar, Forkopimda dan Kemenlu Matangkan Kesiapan IGS 2026 Sambut Kedatangan Delegasi 28 Negara

      Juni 18, 2026
    • Daerah
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Info Desa
    • Kesehatan
    • Kriminal
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Ragam
    • TNI POLRI
    Buser TerkiniBuser Terkini
    • Home
    • Berita
    • Daerah
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Info Desa
    • Kesehatan
    • Kriminal
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Ragam
    • TNI POLRI
    Home»Berita»Wali Kota Munafri Hadirkan Terobosan PERISAI Makassar Berjasa, Bukti Komitmen Lindungi Pekerja Rentan
    Berita

    Wali Kota Munafri Hadirkan Terobosan PERISAI Makassar Berjasa, Bukti Komitmen Lindungi Pekerja Rentan

    adminBy adminJuni 19, 2026Tidak ada komentar4 Views
    Facebook WhatsApp Twitter Copy Link Email
    Share
    Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link

     

    Makassar buserterkini com.
    Makassar— Pemerintah Kota Makassar, di bawah kepemimpinan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali menghadirkan inovasi baru tahun 2026.

    Kali ini, lewat perlindungan sosial bagi masyarakat melalui peluncuran Program Makassar Berjasa (Berbagi Jaminan Sosial) yang diintegrasikan dengan Sistem Keagenan Penggerak Jaminan Sosial Indonesia (Perisai) BPJS Ketenagakerjaan.

    Program tersebut diluncurkan dalam kegiatan Launching Sistem Keagenan Penggerak Jaminan Sosial Indonesia (Perisai) Program Makassar Berjasa yang merupakan kolaborasi antara Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar dan BPJS Ketenagakerjaan Makassar, di Lapangan Karebosi, Jumat (19/6/2026).

    Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menegaskan, program Makassar Berjasa merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah untuk memastikan seluruh masyarakat, khususnya pekerja rentan, memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

    Menurutnya, program tersebut dirancang untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang selama ini bekerja di sektor informal maupun kelompok rentan seperti pedagang kaki lima, nelayan, penjual sayur, RT/RW, pekerja keagamaan, penyandang disabilitas hingga komunitas seni.

    Saya bersama Wakil Wali Kota (Ibu Aliyah), menghadirkan program ini sebagai bagian dari visi besar pembangunan Kota Makassar yakni jaminan untuk pemberdayaan pekerja rentan,” ujarnya.

    Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program tersebut, Pemerintah Kota Makassar telah mengalokasikan anggaran melalui APBD Tahun 2026 sebesar Rp27.223.545.600 untuk memberikan perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK).

    Dan Jaminan Kematian (JKM) kepada 81.466 pekerja rentan di Kota Makassar. Dari jumlah tersebut, sebanyak 45.000 pekerja juga mendapatkan perlindungan Jaminan Hari Tua (JHT).

    Untuk memperkuat capaian program tersebut, Pemkot Makassar bersama BPJS Ketenagakerjaan Cabang Makassar melakukan inisiasi pembentukan 1.005 Agen Perisai yang tersebar di 1.005 RW di seluruh Kota Makassar.

    Selain memperluas cakupan kepesertaan, program ini juga diyakini mampu mendukung target Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (UCJ) di Kota Makassar.

    “Kami ingin memastikan Pemerintaj lewat program jaminan sosial benar-benar hadir di tengah masyarakat melalui Program Makassar Berjasa,” sambung Munafri.

    Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Pemerintah Kota Makassar, melalui Program Makassar Berjasa dengan BPJS Ketenagakerjaan, sekaligus penyerahan manfaat jaminan sosial kepada sejumlah pekerja rentan dan ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan.

    Pada momentum tersebut, Perumda Pasar Makassar Raya dan BPJS Ketenagakerjaan juga menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) guna memperkuat perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pedagang pasar di Kota Makassar.

    Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperluas cakupan perlindungan bagi pekerja sektor informal, dapat perlindungan jaminan hari tua.

    Lebih lanjut, Wali Kota yang akrab disapa Appi itu, menegaskan bahwa sejak awal pemerintah Kota memiliki komitmen agar tidak ada satu pun warga Kota Makassar yang bekerja tanpa perlindungan sosial.

    Lanjut dia, ini memperlihatkan bahwa negara harus hadir memberikan jaminan kepada masyarakat.

    Kami memulai dengan memetakan pekerja rentan dan pekerja keagamaan yang setiap hari menghadapi risiko tinggi dalam pekerjaannya,” ujarnya.

    Munafri menjelaskan, ketika seorang kepala keluarga mengalami kecelakaan kerja atau meninggal dunia, dampaknya tidak hanya dirasakan individu tersebut, tetapi juga seluruh anggota keluarga yang bergantung pada penghasilannya.

    Karena itu, melalui dukungan APBD Kota Makassar dan kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan, pemerintah memastikan sejak tahun 2025 sebanyak 81.000 masyarakat Kota Makassar mendapatkan perlindungan melalui program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

    Dia menegaskan, kebijakan ini bukan sekadar soal jaminan sosial, tetapi juga persoalan kemanusiaan.

    Kita melihat bagaimana keluarga yang kehilangan tulang punggungnya tetap bisa melanjutkan kehidupan karena adanya perlindungan dan perhatian dari negara,” ungkapnya.

    Tak hanya itu, Pemkot Makassar juga memperluas cakupan perlindungan dengan menghadirkan program Jaminan Hari Tua (JHT) bagi pekerja rentan.

    Munafri mengungkapkan, pada tahun 2026 sebanyak 45.000 pekerja rentan dan pekerja keagamaan telah dijamin dalam program Jaminan Hari Tua yang pembiayaannya didukung oleh pemerintah.

    Menurutnya, langkah tersebut menjadi terobosan baru karena memberikan perlindungan yang lebih komprehensif bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

    Saya ingin memastikan para pekerja memiliki pegangan untuk masa depan,” terangnya.

    Jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, keluarga mereka tetap memiliki perlindungan, baik melalui santunan maupun beasiswa bagi anak-anaknya,” lanjut Appi.

    Orang nomor satu Kota Makassar itu bahkan menyebut, program tersebut menjadi salah satu yang pertama di Indonesia karena tidak hanya memberikan perlindungan kecelakaan kerja dan kematian.

    Akan tetapi juga menjangkau jaminan hari tua bagi pekerja rentan yang selama ini belum tersentuh perlindungan sosial secara optimal.

    Selain memperkuat perlindungan melalui APBD, Pemkot Makassar juga membangun jaringan agen Perisai guna memperluas literasi dan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan secara mandiri.

    Apalagi, sebanyak 1.005 warga Kota Makassar kini telah menjadi Agen Perisai BPJS Ketenagakerjaan yang tersebar hingga tingkat RT dan RW.

    Menurut Munafri, keberadaan agen tersebut sangat penting karena menjadi ujung tombak edukasi kepada masyarakat mengenai manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan.

    “Banyak masyarakat yang sebenarnya mampu menjadi peserta mandiri, tetapi belum mengetahui mekanisme dan manfaatnya,” kata mantan CEO PSM itu.

    Agen Perisai hadir untuk memberikan edukasi sekaligus membantu proses pendaftaran,” tambah Munafri.

    Dia menambahkan, selain meningkatkan perlindungan sosial masyarakat, keberadaan agen Perisai juga membuka peluang pendapatan tambahan bagi warga yang menjadi agen.

    Dalam kesempatan itu, Munafri juga mendorong perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kota Makassar agar turut berpartisipasi memperluas perlindungan sosial melalui pemanfaatan dana Corporate Social Responsibility (CSR).

    Pemkot Makassar, kata dia, akan memperkuat upaya tersebut melalui surat edaran kepada perusahaan agar memberikan dukungan perlindungan jaminan sosial bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional mereka.

    Kami ingin mengajak seluruh perusahaan untuk memanfaatkan dana CSR dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat. Alhamdulillah, langkah ini sudah mulai berjalan dan akan terus kami dorong,” tuturnya.

    Lebih jauh, Munafri menegaskan bahwa tujuan utama Program Makassar Berjasa adalah mencegah masyarakat jatuh ke jurang kemiskinan secara mendadak akibat kehilangan pencari nafkah utama dalam keluarga.

    Karena itu, perlindungan sosial harus benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya. Appi menilai jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan fondasi penting dalam pembangunan kesejahteraan masyarakat.

    Jaminan sosial menjadi dasar dari segalanya. Karena itu pemerintah hadir untuk memastikan perlindungan tersebut dapat dinikmati seluruh warga,” ucapnya.

    Menutup sambutannya, Munafri mengajak seluruh elemen masyarakat, dunia usaha, dan BPJS Ketenagakerjaan untuk menjadikan perlindungan jaminan sosial sebagai gerakan bersama.

    Ketua Golkar Makassar itu berharap, Program Makassar Berjasa dapat menjadi model kolaborasi nasional dalam mewujudkan cakupan universal jaminan sosial ketenagakerjaan.

    Dia juga menuturkan dengan tekad Kota Makassar bisa menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun kolaborasi antara pemerintah dan BPJS Ketenagakerjaan untuk mewujudkan universal coverage jaminan sosial ketenagakerjaan.

    Apa yang kami lakukan ini, adalah investasi sosial yang manfaatnya akan dirasakan masyarakat di Kota Makassar dalam jangka panjang,” pungkasnya.

    Di lokasi yang salam, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh pekerja, termasuk mereka yang berada di sektor informal dan kelompok pekerja rentan.

    Program Makassar Berjasa melalui sistem Perisai merupakan langkah nyata untuk memastikan semakin banyak pekerja di Kota Makassar mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan,” ujarnya.

    Menurut Aliyah, kehadiran Program Makassar Berjasa merupakan langkah strategis Pemerintah Kota Makassar bersama BPJS Ketenagakerjaan dalam memastikan semakin banyak masyarakat pekerja memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan secara berkelanjutan.

    Ia menilai, perlindungan jaminan sosial tidak hanya menjadi instrumen untuk memberikan rasa aman kepada pekerja, tetapi juga bagian penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjaga ketahanan ekonomi keluarga ketika menghadapi risiko kerja maupun musibah yang tidak terduga.

    Kami ingin tidak ada pekerja yang tertinggal dari akses perlindungan ini,” jelas Aliyah.

    Politisi Partiai Demokrat itu menambahkan, jaminan sosial ketenagakerjaan bukan lagi sekadar kebutuhan, melainkan hak yang harus dapat dirasakan oleh seluruh pekerja tanpa memandang sektor pekerjaan yang digeluti.

    Jaminan sosial bukan hanya kebutuhan, tetapi juga hak yang harus dirasakan oleh seluruh masyarakat pekerja,” ungkapnya.

    Karena itu, Pemerintah Kota Makassar terus mendorong penguatan kolaborasi dengan berbagai pihak, khususnya Dinas Ketenagakerjaan dan BPJS Ketenagakerjaan, agar cakupan kepesertaan semakin luas dan menjangkau masyarakat hingga tingkat akar rumput.

    Melalui kolaborasi Pemerintah Kota Makassar, Dinas Ketenagakerjaan, dan BPJS Ketenagakerjaan, kita berharap cakupan kepesertaan terus meningkat sehingga kesejahteraan dan keamanan para pekerja dapat semakin terjamin,” katanya.

    Aliyah juga mengapresiasi hadirnya sistem Perisai yang melibatkan agen-agen di tingkat masyarakat sebagai ujung tombak edukasi dan perluasan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

    Menurutnya, keberadaan agen Perisai akan memudahkan masyarakat memperoleh informasi sekaligus akses pendaftaran jaminan sosial ketenagakerjaan.

    Ia berharap program tersebut dapat menjadi salah satu solusi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perlindungan sosial, terutama bagi pekerja rentan yang memiliki risiko tinggi dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

    Dengan semakin luasnya jangkauan Program Makassar Berjasa, Aliyah optimistis target mewujudkan perlindungan sosial ketenagakerjaan yang inklusif dan merata di Kota Makassar dapat tercapai.

    Apa yang kita wujudkan adalah masyarakat pekerja yang lebih terlindungi, lebih sejahtera, dan memiliki rasa aman dalam bekerja, dapat terjaga,” tutupnya.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Makassar, Ketua TP PKK Makassar Melinda Aksa, Aliyah Mustika Ilham, jajaran BPJS Ketenagakerjaan pusat dan juga Kota Makassar, perwakilan Forkopimda, serta Sekretaris Daerah Kota Makassar, Andi Zulkifly Nanda, para pimpinan OPD, direktur BUMD, camat, lurah, serta jajaran Pemerintah Kota Makassar.

    (Arifuddin sikki)

    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Email Copy Link

    Berita Terkait:

    Pendekatan Humanis Berbuah Hasil, Penertiban Lapak di Kecamatan Mariso Berjalan Kondusif

    Juni 19, 2026

    Wali Kota Munafri Hadirkan Terobosan PERISAI Makassar Berjasa, Bukti Komitmen Lindungi Pekerja Rentan

    Juni 19, 2026

    Munafri-Aliyah Tegaskan SE2026 Kunci Hadirkan Kebijakan Pembangunan Tepat Sasaran di Kota Makassar

    Juni 19, 2026
    Top Posts

    Soroti Dugaan Pungli di SDN 62 Palisi, Orang Tua Siswa Desak Kepsek Dicopot

    November 26, 2025266

    Sosok Kepala Daerah yang Sederhana. Bupati Jeneponto Haji Paris Yasri, Pemimpin Rakyat yang Tumbuh dari Tanahnya Sendiri

    Desember 24, 2025179

    Satreskrim Polres Jeneponto Ungkap Pembobolan Konter HP, Satu Pelaku Ditangkap di Makassar

    November 4, 2025151

    Polda Sulsel Tetapkan 11 Tersangka Kasus Pembakaran Kantor DPRD Sulsel dan Kota Makassar

    September 3, 2025122
    Don't Miss
    Berita

    Pendekatan Humanis Berbuah Hasil, Penertiban Lapak di Kecamatan Mariso Berjalan Kondusif

    By adminJuni 19, 20260

    Makassar buserterkini com. Makassar— Pemerintah Kota Makassar, melalui Kecamatan Mariso terus menunjukkan komitmennya dalam…

    Wali Kota Munafri Hadirkan Terobosan PERISAI Makassar Berjasa, Bukti Komitmen Lindungi Pekerja Rentan

    Juni 19, 2026

    Wali Kota Munafri Hadirkan Terobosan PERISAI Makassar Berjasa, Bukti Komitmen Lindungi Pekerja Rentan

    Juni 19, 2026

    Munafri-Aliyah Tegaskan SE2026 Kunci Hadirkan Kebijakan Pembangunan Tepat Sasaran di Kota Makassar

    Juni 19, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    About Us
    About Us

    Penerbit .perusahaan :
    PT. Media Arifuddin dg sikki group .
    Badan Hukum : Sk Menkum Ham
    NOMOR : AHU – 014001. AH.01.30.Tahun .2024.
    NOMOR. NPWP.: 12.773. 407. 7. 804. 000.

    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
    Our Picks

    Pendekatan Humanis Berbuah Hasil, Penertiban Lapak di Kecamatan Mariso Berjalan Kondusif

    Juni 19, 2026

    Wali Kota Munafri Hadirkan Terobosan PERISAI Makassar Berjasa, Bukti Komitmen Lindungi Pekerja Rentan

    Juni 19, 2026

    Wali Kota Munafri Hadirkan Terobosan PERISAI Makassar Berjasa, Bukti Komitmen Lindungi Pekerja Rentan

    Juni 19, 2026
    Most Popular

    Soroti Dugaan Pungli di SDN 62 Palisi, Orang Tua Siswa Desak Kepsek Dicopot

    November 26, 2025266

    Sosok Kepala Daerah yang Sederhana. Bupati Jeneponto Haji Paris Yasri, Pemimpin Rakyat yang Tumbuh dari Tanahnya Sendiri

    Desember 24, 2025179

    Satreskrim Polres Jeneponto Ungkap Pembobolan Konter HP, Satu Pelaku Ditangkap di Makassar

    November 4, 2025151
    © 2026 BUSER TERKINI by WEBPro.
    • Home
    • REDAKSI

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.