Close Menu
Buser TerkiniBuser Terkini

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    HARI KE-4 PIALA GUBERNUR SULSEL 2026 ZONA SELATAN: JENEPONTO MENANG WO, BANTAENG KALAHKAN SELAYAR

    September 5, 2026

    Appi Ingin Urban Farming Masjid Bin Baz Jadi Model Ketahanan Pangan Perkotaan

    September 4, 2026

    Pemkot Makassar dan BPJS Serahkan Santunan Ratusan Juta untuk Ahli Waris Pekerja Rentan

    September 4, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • HARI KE-4 PIALA GUBERNUR SULSEL 2026 ZONA SELATAN: JENEPONTO MENANG WO, BANTAENG KALAHKAN SELAYAR
    • Appi Ingin Urban Farming Masjid Bin Baz Jadi Model Ketahanan Pangan Perkotaan
    • Pemkot Makassar dan BPJS Serahkan Santunan Ratusan Juta untuk Ahli Waris Pekerja Rentan
    • Jalan Balaikota-Thamrin Jadi Proyek Percontohan Pedestrian Ramah Disabilitas di Makassar
    • Jembatan Kembar Barombong Mau Dibangun Pemkot Makassar, Tapi Tiga Bidang Lahannya Masih Bersengketa
    • Mulai Akhir 2026, Iuran Sampah Rumah 450-1.300 Watt di Makassar Digratiskan
    • 3.122 Rumah di Ujung Tanah Bebas Iuran Sampah, Appi Perluas Sasaran hingga 1.300 VA
    • Wali Kota Makassar Pastikan Akses Layanan Kesehatan bagi Korban Kebakaran Asrama TNI
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Buser TerkiniBuser Terkini
    • Home
    • Berita

      HARI KE-4 PIALA GUBERNUR SULSEL 2026 ZONA SELATAN: JENEPONTO MENANG WO, BANTAENG KALAHKAN SELAYAR

      September 5, 2026

      Appi Ingin Urban Farming Masjid Bin Baz Jadi Model Ketahanan Pangan Perkotaan

      September 4, 2026

      Pemkot Makassar dan BPJS Serahkan Santunan Ratusan Juta untuk Ahli Waris Pekerja Rentan

      September 4, 2026

      Jalan Balaikota-Thamrin Jadi Proyek Percontohan Pedestrian Ramah Disabilitas di Makassar

      September 4, 2026

      Jembatan Kembar Barombong Mau Dibangun Pemkot Makassar, Tapi Tiga Bidang Lahannya Masih Bersengketa

      September 3, 2026
    • Daerah
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Info Desa
    • Kesehatan
    • Kriminal
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Ragam
    • TNI POLRI
    Buser TerkiniBuser Terkini
    • Home
    • Berita
    • Daerah
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Info Desa
    • Kesehatan
    • Kriminal
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Ragam
    • TNI POLRI
    Home»Berita»Appi Ingin Urban Farming Masjid Bin Baz Jadi Model Ketahanan Pangan Perkotaan
    Berita

    Appi Ingin Urban Farming Masjid Bin Baz Jadi Model Ketahanan Pangan Perkotaan

    adminBy adminSeptember 4, 2026Tidak ada komentar2 Views
    Facebook WhatsApp Twitter Copy Link Email
    Share
    Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link

     

    Makassar buserterkini com.
    Makassar— Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, menghadiri langsung kegiatan panen melon di kawasan urban farming Masjid Bin Baz Bukit Baruga, Jumat (3/9/2026).

    Dalam kunjungannya, Appi tidak hanya melihat proses budidaya, tetapi turut memanen dan memetik buah melon segar yang ditanam di dalam greenhouse.

    Pada kesempatan ini, Appi mengapresiasi pengelolaan kebun melon juga didalamnya berbagai macam tanaman seperti anggur dan lainya,, karena dinilai mampu menjadi contoh urban farming yang produktif sekaligus terintegrasi dengan pengelolaan lingkungan.

    Kita melihat prosesnya dan melihat hasilnya urban farming. Artinya, dalam rentang waktu beberapa bulan banyak sekali hal yang bisa disisipkan, sehingga ada siklus yang tidak berhenti dari setiap bulannya,” kata Appi.

    Urban farming merupakan konsep pertanian perkotaan yang memanfaatkan lahan terbatas, seperti halaman rumah, lahan kosong, maupun atap bangunan.

    Konsep tersebut dinilai menjadi salah satu alternatif untuk mendukung ketahanan pangan di tengah keterbatasan lahan perkotaan.

    Menurut Munafri, penggunaan greenhouse menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga produktivitas tanaman karena budidaya tidak sepenuhnya bergantung pada kondisi cuaca.

    “Dengan area greenhouse ini, kita tidak tergantung dengan cuaca. Ini benar-benar dilakukan untuk memastikan bahwa kebun ini bisa dijalankan atau bisa dibuat di mana saja. Yang penting intinya fokus dan kemauannya ada,” imbuh Appi.

    Dia menegaskan, keberhasilan urban farming tidak hanya bergantung pada pembangunan sarana, tetapi juga konsistensi dalam merawat dan mengembangkan kebun.

    “Kalau ada kemauan, pasti ada jalan. Ini perlu kita terus edukasi. Memang harus dirawat semuanya,” tegasnya.

    Appi juga menilai konsep yang diterapkan di urban farming tersebut menarik karena mengintegrasikan budidaya tanaman dengan pengelolaan limbah dan sumber daya lingkungan di sekitar kawasan.

    Salah satunya, air bekas wudu di masjid dikelola untuk kemudian dimanfaatkan kembali dalam penyiraman tanaman.

    Sementara pupuk yang digunakan berasal dari bahan organik yang dihasilkan melalui pengelolaan biopori.

    Selain pertanian, kawasan tersebut juga mulai mengembangkan sektor peternakan yang ke depan diharapkan dapat memperkuat konsep pertanian terintegrasi.

    Yang paling menarik adalah pola terintegrasi yang dilakukan ini. Hasil limbah buangan dari air wudu dikelola untuk kembali menyiram tanaman-tanaman yang ada,” tuturnya.

    Pupuk-pupuk yang dipergunakan juga pupuk organik yang datang dari biopori mereka,” tambah Appi.

    Menurutnya, konsep tersebut dapat dikembangkan menjadi kawasan percontohan urban farming yang terintegrasi dengan lingkungan.

    “Ini akan kita jadikan bentuk percontohan bagaimana zona urban farming yang terintegrasi dengan lingkungan yang ada,” jelasnya.

    Appi bahkan menyebut urban farming di pelataran Masjid kawasan Bukit Baruga sebagai salah satu yang paling sukses di Makassar sejauh ini, khususnya dari sisi luasan dan kompleksitas pengelolaannya.

    “Dengan luasan yang lebih besar. Ada yang sudah melakukan, tapi tidak sebesar ini dan tidak sekompleks ini,” jelasnya.

    Appi menyebut masih banyak hal yang perlu dikembangkan untuk meningkatkan produktivitas urban farming tersebut.

    Mulai dari pemenuhan kebutuhan pupuk, pengembangan maggot, hingga peningkatan fasilitas dan infrastruktur pendukung.

    Banyak sekali, masih banyak. Sebenarnya masih banyak sekali untuk memastikan peningkatan produktivitas hasil dari pertaniannya. Pupuknya harus diperhatikan, ada mungkin maggot yang harus ditambah, fasilitas, infrastruktur, dan sebagainya, pungkasnya.

    (Arifuddin sikki)

    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Email Copy Link

    Berita Terkait:

    HARI KE-4 PIALA GUBERNUR SULSEL 2026 ZONA SELATAN: JENEPONTO MENANG WO, BANTAENG KALAHKAN SELAYAR

    September 5, 2026

    Pemkot Makassar dan BPJS Serahkan Santunan Ratusan Juta untuk Ahli Waris Pekerja Rentan

    September 4, 2026

    Jalan Balaikota-Thamrin Jadi Proyek Percontohan Pedestrian Ramah Disabilitas di Makassar

    September 4, 2026
    Top Posts

    Soroti Dugaan Pungli di SDN 62 Palisi, Orang Tua Siswa Desak Kepsek Dicopot

    November 26, 2025274

    Sosok Kepala Daerah yang Sederhana. Bupati Jeneponto Haji Paris Yasri, Pemimpin Rakyat yang Tumbuh dari Tanahnya Sendiri

    Desember 24, 2025186

    Satreskrim Polres Jeneponto Ungkap Pembobolan Konter HP, Satu Pelaku Ditangkap di Makassar

    November 4, 2025154

    Polda Sulsel Tetapkan 11 Tersangka Kasus Pembakaran Kantor DPRD Sulsel dan Kota Makassar

    September 3, 2025125
    Don't Miss
    Berita

    HARI KE-4 PIALA GUBERNUR SULSEL 2026 ZONA SELATAN: JENEPONTO MENANG WO, BANTAENG KALAHKAN SELAYAR

    By adminSeptember 5, 20260

    Makassar buserterkini com. Jeneponto- Turnamen Sepak Bola Piala Gubernur Sulawesi Selatan 2026 Zona Selatan…

    Appi Ingin Urban Farming Masjid Bin Baz Jadi Model Ketahanan Pangan Perkotaan

    September 4, 2026

    Pemkot Makassar dan BPJS Serahkan Santunan Ratusan Juta untuk Ahli Waris Pekerja Rentan

    September 4, 2026

    Jalan Balaikota-Thamrin Jadi Proyek Percontohan Pedestrian Ramah Disabilitas di Makassar

    September 4, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    About Us
    About Us

    Penerbit .perusahaan :
    PT. Media Arifuddin dg sikki group .
    Badan Hukum : Sk Menkum Ham
    NOMOR : AHU – 014001. AH.01.30.Tahun .2024.
    NOMOR. NPWP.: 12.773. 407. 7. 804. 000.

    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
    Our Picks

    HARI KE-4 PIALA GUBERNUR SULSEL 2026 ZONA SELATAN: JENEPONTO MENANG WO, BANTAENG KALAHKAN SELAYAR

    September 5, 2026

    Appi Ingin Urban Farming Masjid Bin Baz Jadi Model Ketahanan Pangan Perkotaan

    September 4, 2026

    Pemkot Makassar dan BPJS Serahkan Santunan Ratusan Juta untuk Ahli Waris Pekerja Rentan

    September 4, 2026
    Most Popular

    Soroti Dugaan Pungli di SDN 62 Palisi, Orang Tua Siswa Desak Kepsek Dicopot

    November 26, 2025274

    Sosok Kepala Daerah yang Sederhana. Bupati Jeneponto Haji Paris Yasri, Pemimpin Rakyat yang Tumbuh dari Tanahnya Sendiri

    Desember 24, 2025186

    Satreskrim Polres Jeneponto Ungkap Pembobolan Konter HP, Satu Pelaku Ditangkap di Makassar

    November 4, 2025154
    © 2026 BUSER TERKINI by WEBPro.
    • Home
    • REDAKSI

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.