Close Menu
Buser TerkiniBuser Terkini

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Tanpa Penertiban, 118 Pedagang di Mamajang Tertib Sendiri Usai Edukasi Persuasif

    Mei 5, 2026

    Ungkap Curanmor, Pegasus Polres Jeneponto Amankan Pelaku Lintas Kabu

    Mei 5, 2026

    Ungkap Curanmor, Pegasus Polres Jeneponto Amankan Pelaku Lintas Kabupaten.

    Mei 5, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Tanpa Penertiban, 118 Pedagang di Mamajang Tertib Sendiri Usai Edukasi Persuasif
    • Ungkap Curanmor, Pegasus Polres Jeneponto Amankan Pelaku Lintas Kabu
    • Ungkap Curanmor, Pegasus Polres Jeneponto Amankan Pelaku Lintas Kabupaten.
    • Pemkot Makassar Susun Roadmap Terintegrasi Penanganan ODGJ Berbasis Kolaborasi
    • Munafri-Aliyah Tegaskan Komitmen: Kesejahteraan Pekerja Lewat Forum Dialog Rutin
    • Sudah 10 Tahun Berdiri, Lapak di Atas Drainase Dibongkar Sukarela ole
    • Di Bawah Nahkoda Munafri, Kinerja Diakui Nasional, Efektif dan Berdampak Nyata
    • Di Bawah Nahkoda Munafri, Kinerja Diakui Nasional, Efektif dan Berdampak Nyata
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Buser TerkiniBuser Terkini
    • Home
    • Berita

      Tanpa Penertiban, 118 Pedagang di Mamajang Tertib Sendiri Usai Edukasi Persuasif

      Mei 5, 2026

      Ungkap Curanmor, Pegasus Polres Jeneponto Amankan Pelaku Lintas Kabu

      Mei 5, 2026

      Ungkap Curanmor, Pegasus Polres Jeneponto Amankan Pelaku Lintas Kabupaten.

      Mei 5, 2026

      Pemkot Makassar Susun Roadmap Terintegrasi Penanganan ODGJ Berbasis Kolaborasi

      Mei 5, 2026

      Munafri-Aliyah Tegaskan Komitmen: Kesejahteraan Pekerja Lewat Forum Dialog Rutin

      Mei 5, 2026
    • Daerah
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Info Desa
    • Kesehatan
    • Kriminal
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Ragam
    • TNI POLRI
    Buser TerkiniBuser Terkini
    • Home
    • Berita
    • Daerah
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Info Desa
    • Kesehatan
    • Kriminal
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Politik
    • Ragam
    • TNI POLRI
    Home»Berita»Tanpa Penertiban, 118 Pedagang di Mamajang Tertib Sendiri Usai Edukasi Persuasif
    Berita

    Tanpa Penertiban, 118 Pedagang di Mamajang Tertib Sendiri Usai Edukasi Persuasif

    adminBy adminMei 5, 2026Tidak ada komentar1 Views
    Facebook WhatsApp Twitter Copy Link Email
    Share
    Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link

     

    Makassar buserterkini com.
    Makassar– Pemerintah Kota Makassar, memilih jalan yang lebih humanis melalui edukasi dan pendekatan persuasif dalam menata pedagang di setiap kecamatan.

    Upaya ini tidak sekadar berorientasi pada penertiban, tetapi juga membangun kesadaran kolektif bahwa ruang publik, fasum dan fasos, harus dikembalikan pada fungsinya demi kepentingan bersama. Langkah tersebut tampak nyata di Kecamatan Mamajang.

    Aparat kecamatan bersama pihak kelurahan sejak jauh hari telah turun langsung melakukan dialog intensif dengan para pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di atas lahan fasilitas umum di kawasan Pasar Pamos, Kelurahan Sambung Jawa.

    Pendekatan yang mengedepankan komunikasi ini membuahkan hasil signifikan. Sebanyak 118 pedagang dengan kesadaran sendiri membongkar lapak mereka tanpa harus melalui proses penertiban.

    Camat Mamajang, M. Rizal ZR, mengungkapkan bahwa dari total 118 pedagang tersebut, sebagian besar telah dipindahkan ke kawasan Pasar Sambung Jawa dan Pasar Senggol untuk tetap melanjutkan aktivitas usahanya secara lebih tertata.

    Total ada 118 pedagang yang terdata dan semuanya membongkar lapaknya secara mandiri tanpa penertiban. Ini hasil dari pendekatan persuasif yang kami lakukan,” ujar Rizal, Selasa (5/5/2026).

    Pendekatan yang dilakukan bukan sekadar imbauan formal, melainkan komunikasi yang berkelanjutan, menyentuh aspek kemanusiaan dan keberlangsungan ekonomi para pedagang.

    Pemerintah Kota hadir memberikan pemahaman bahwa penataan ini bukan untuk menggusur, melainkan menata agar aktivitas ekonomi tetap berjalan lebih tertib, aman, dan berkelanjutan.

    Sebuah capaian yang menunjukkan bahwa pendekatan persuasif mampu membangun kepercayaan sekaligus partisipasi aktif masyarakat.

    Tak berhenti di situ, para pedagang juga difasilitasi untuk direlokasi ke tempat yang telah disiapkan oleh Pemerintah Kota melalui PD Pasar. Dengan demikian, roda ekonomi tetap berputar, sementara wajah kota menjadi lebih tertata.

    Pendekatan dari Kecamatan Mamajang ini, menjadi contoh bahwa penataan kota tidak selalu harus dilakukan dengan pendekatan represif.

    Ketika pemerintah hadir dengan komunikasi yang baik dan solusi yang jelas, masyarakat pun mampu menjadi bagian dari perubahan itu sendiri.

    Lebih lanjut, Rizal menjelaskan dari jumlah 118 kios tersebut, terdapat 13 unit bangunan permanen yang turut dibongkar.

    Bahkan, sebagian pedagang telah menempati lokasi tersebut selama kurang lebih 20 tahun, khususnya di sepanjang Jalan Cenderawasih.

    “Sekitar 20 an tahun berjualan, dsri 118 pedagang tersebut tersebar di beberapa titik, di antaranya kawasan jalan Tanjung Bunga, Tanjung Alang, dan Tanjung Bira,” ungkapnya.

    Selain itu, terdapat variasi kondisi para pedagang, sebanyak 16 pedagang diketahui berjualan dari rumah, lima pedagang membuka lapak di depan ruko atau ruang usaha.

    Dan 23 pedagang sebenarnya telah memiliki tempat di dalam pasar, namun memilih berjualan di bagian depan pasar.

    Pedagang yang sebelumnya berjualan di depan pasar, kini diarahkan kembali masuk ke dalam area pasar.

    “Sementara sebagian lainnya direlokasi ke Pasar Senggol agar tetap bisa berjualan dengan nyaman,” jelasnya.

    Menurutnya, langkah ini tidak hanya bertujuan menata kawasan agar lebih rapi dan tertib, tetapi juga memastikan aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan.

    Penataan ini diharapkan menjadi contoh bahwa sinergi antara pemerintah dan masyarakat mampu menghadirkan solusi tanpa konflik, sekaligus menciptakan lingkungan kota yang lebih tertib, bersih, dan nyaman.

    Pemerintah kecamatan bersama kelurahan juga terus melakukan pendampingan agar para pedagang dapat beradaptasi di lokasi baru.

    Pendekatan yang kami lakukan lebih kepada komunikasi dan edukasi. Alhamdulillah, para pedagang bisa memahami dan ikut mendukung penataan ini,” tambahnya.

    Penataan pedagang di kawasan Pasar Pamos, dilakukan secara bertahap dan terukur melalui pendekatan persuasif yang melibatkan berbagai pihak.

    Camat Mamajang, menjelaskan bahwa proses penertiban diawali dengan tahapan administrasi yang jelas, mulai dari teguran lisan hingga surat peringatan (SP) bertahap.

    Prosesnya kami mulai dari teguran lisan, kemudian dilanjutkan dengan SP1, SP2, hingga SP3,” tuturnya.

    “Surat teguran ini dikeluarkan oleh pihak kelurahan. Tahapan itu selesai tepat di bulan puasa,” lanjut Rizal.

    Pendekatan dialogis yang dilakukan justru membuahkan hasil positif. Pemerintah kecamatan turut melibatkan unsur RT/RW, Satpol PP, Linmas, serta dukungan dari pihak kepolisian dan TNI dalam proses sosialisasi dan pengawasan.

    Kami libatkan semua, mulai dari RT/RW, Trantib, PD Pasar, hingga Polsek dan Danramil. Ini penting agar pendekatan yang dilakukan benar-benar menyentuh masyarakat,”
    katanya.

    Puncaknya terjadi menjelang rencana penertiban, Senin kemarin para pedagang justru secara sukarela membongkar lapak mereka sehari sebelumnya.

    Para pedagang sudah lebih dulu mengangkut barang mereka sendiri ke lapak yang disiapkan.

    Ia menegaskan, tidak ada perlawanan dari para pedagang selama proses berlangsung. Sebaliknya, para pedagang menunjukkan kesadaran kolektif untuk mendukung penataan.

    Alhamdulillah tidak ada perlawanan. Semua dilakukan secara mandiri. Total sekitar 118 pedagang membongkar sendiri lapaknya,” tegasnya.

    Selain itu, pemerintah juga melakukan pembongkaran terhadap bangunan yang menutup saluran drainase serta merapikan area sekitar agar tidak kembali disalahgunakan.

    Pasca penataan, pengawasan akan terus dilakukan secara intensif selama tiga bulan ke depan untuk memastikan tidak ada pedagang yang kembali menggunakan fasilitas umum.

    Mulai besok, Satpol PP, Linmas, RT/RW, serta unsur TNI-Polri akan rutin melakukan kontrol. Ini untuk memastikan kawasan tetap tertib,” terangnya.

    Ditambahkan, Pemerintah Kecamatan Mamajang juga melibatkan Dinas Pekerjaan Umum (PU) melalui bidang terkait turut dilibatkan untuk meninjau aspek tata ruang, termasuk mendeteksi apakah bangunan yang berdiri melanggar ketentuan atau tidak.

    Selain itu, unsur Dinas Perhubungan juga disiagakan untuk mengatur arus lalu lintas selama proses penertiban dan pembersihan berlangsung, sehingga aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar tanpa gangguan berarti.

    Sementara itu, untuk penanganan infrastruktur, khususnya drainase, Dinas PU akan mengambil peran setelah proses pembersihan selesai.

    Perbaikan saluran air dilakukan guna memastikan tidak ada lagi hambatan yang dapat memicu genangan maupun penyalahgunaan fungsi drainase.

    Tentu, kedepan, kawasan tersebut tidak hanya dibersihkan, tetapi juga akan ditata ulang secara menyeluruh. Pemerataan dan perapian area menjadi langkah lanjutan agar lingkungan tetap tertib, rapi, dan tidak kembali ditempati,” tukasnya.

    (Arifuddin sikki)

    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Email Copy Link

    Berita Terkait:

    Ungkap Curanmor, Pegasus Polres Jeneponto Amankan Pelaku Lintas Kabu

    Mei 5, 2026

    Ungkap Curanmor, Pegasus Polres Jeneponto Amankan Pelaku Lintas Kabupaten.

    Mei 5, 2026

    Pemkot Makassar Susun Roadmap Terintegrasi Penanganan ODGJ Berbasis Kolaborasi

    Mei 5, 2026
    Top Posts

    Soroti Dugaan Pungli di SDN 62 Palisi, Orang Tua Siswa Desak Kepsek Dicopot

    November 26, 2025264

    Sosok Kepala Daerah yang Sederhana. Bupati Jeneponto Haji Paris Yasri, Pemimpin Rakyat yang Tumbuh dari Tanahnya Sendiri

    Desember 24, 2025177

    Satreskrim Polres Jeneponto Ungkap Pembobolan Konter HP, Satu Pelaku Ditangkap di Makassar

    November 4, 2025149

    Polda Sulsel Tetapkan 11 Tersangka Kasus Pembakaran Kantor DPRD Sulsel dan Kota Makassar

    September 3, 2025121
    Don't Miss
    Berita

    Tanpa Penertiban, 118 Pedagang di Mamajang Tertib Sendiri Usai Edukasi Persuasif

    By adminMei 5, 20260

    Makassar buserterkini com. Makassar– Pemerintah Kota Makassar, memilih jalan yang lebih humanis melalui edukasi…

    Ungkap Curanmor, Pegasus Polres Jeneponto Amankan Pelaku Lintas Kabu

    Mei 5, 2026

    Ungkap Curanmor, Pegasus Polres Jeneponto Amankan Pelaku Lintas Kabupaten.

    Mei 5, 2026

    Pemkot Makassar Susun Roadmap Terintegrasi Penanganan ODGJ Berbasis Kolaborasi

    Mei 5, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    About Us
    About Us

    Penerbit .perusahaan :
    PT. Media Arifuddin dg sikki group .
    Badan Hukum : Sk Menkum Ham
    NOMOR : AHU – 014001. AH.01.30.Tahun .2024.
    NOMOR. NPWP.: 12.773. 407. 7. 804. 000.

    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
    Our Picks

    Tanpa Penertiban, 118 Pedagang di Mamajang Tertib Sendiri Usai Edukasi Persuasif

    Mei 5, 2026

    Ungkap Curanmor, Pegasus Polres Jeneponto Amankan Pelaku Lintas Kabu

    Mei 5, 2026

    Ungkap Curanmor, Pegasus Polres Jeneponto Amankan Pelaku Lintas Kabupaten.

    Mei 5, 2026
    Most Popular

    Soroti Dugaan Pungli di SDN 62 Palisi, Orang Tua Siswa Desak Kepsek Dicopot

    November 26, 2025264

    Sosok Kepala Daerah yang Sederhana. Bupati Jeneponto Haji Paris Yasri, Pemimpin Rakyat yang Tumbuh dari Tanahnya Sendiri

    Desember 24, 2025177

    Satreskrim Polres Jeneponto Ungkap Pembobolan Konter HP, Satu Pelaku Ditangkap di Makassar

    November 4, 2025149
    © 2026 BUSER TERKINI by WEBPro.
    • Home
    • REDAKSI

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.